December 4, 2016

#AksiBelaTimnas312

Setelah 2 tahun terakhir tidak pernah berada di bangku tribun untuk mendukung Timnas Indonesia secara langsung, akhirnya kemarin gue menjadi salah satu dari 27.000 orang yang beruntung untuk menyaksikan laga semi final aff suzuki cup 2016 putaran pertama antara Indonesia melawan Vietnam di Stadion Pakansari Cibinong. Ga gampang untuk bisa hadir langsung, mengingat selama beberapa hari sebelum pertandingan, gue kesulitan mendapatkan tiket yang dijual dengan sistem online. Tapi H-1, saat gue udah putus asa dan bersiap mendukung Timnas Indonesia lewat layar kaca, ada seorang kawan lama yang menawarkan tiket pertandingan sama gue. Tanpa pikir panjang gue pun mengiyakan tawarannya. Ah ya, selalu ada jalan jika kita memang benar-benar berniat dengan tulus untuk mendukung Timnas Indonesia.

3 Desember 2016, sekitar jam 10 pagi gue masih dilanda masalah. Sakit tifus yang memang sejak kecil gue punya tiba-tiba kambuh gitu aja tanpa gejala sebelumnya. Hampir frustasi karena gue ngerasa ga akan sanggup untuk berangkat ke stadion. Tapi dengan modal nekat walaupun ngerasain linu di seluruh tubuh, gue tetap berangkat ke Pakansari dengan mengendarai sepeda motor. "Nanti kalo udah di tribun juga mendingan.", harapan gue saat itu dalam hati. Dan akhirnya, gue sama Okta, temen biasa nonton bola bareng, sampai juga di lokasi. Walau harus memarkir motor di luar wilayah stadion dan harus berjalan kaki setelahnya, kita berdua tetap antusias tanpa mengeluh sedikit pun.

Dan akhirnya, bulu kuduk gue kembali berdiri saat lagu kebangsaan Indonesia Raya bergemuruh di Stadion Pakansari. Bangga, haru, mengingat sudah cukup lama gue ga menyanyikan lagu Indonesia Raya dari bangku tribun. Tapi gue agak kesal sama mereka yang masih menggunakan terompet saat berada di stadion. Seharusnya teriakan dukungan kita lebih lantang daripada suara terompet, karena para pemain tidak membutuhkan bunyi bising yang berasal dari suara terompet. Semoga ke depannya, akan ada aturan tegas untuk melarang penggunaan terompet di dalam stadion. Ya, semoga saja.

Pertandingan selama 2 X 45 menit pun berakhir dengan kemenangan Timnas Indonesia 2-1 atas Vietnam. Semoga saat putaran ke dua Hari Rabu nanti di Vietnam, Timnas Indonesia bisa bermain dengan jauh lebih baik lagi dan meraih hasil maksimal yakni merebut satu tiket ke final. Di balik federasi yang amburadul, di balik anggapan miring soal prestasi sepak bola Indonesia, percayalah, kami akan selalu dan tetap berada disini untuk mendukung sepak bola dalam negri. Karena bahkan kami masih percaya, jika "football for unity" itu memang benar adanya.
Selesai.