Padamu
negeri kami berjanji
Padamu
negeri kami berbakti
Padamu
negeri kami mengabdi
Bagimu
negeri jiwa raga kami
Semuanya
bersatu disini, di tempat ini. Membawa pengharapan besar, demi jayanya semua
hal yang bersangkutan dengan bangsa ini, dengan sepak bola negeri ini. Tak
peduli dari mana dia berasal, tak peduli apa warna kulitnya, yang kami tahu,
kami satu Indonesia, sejak dahulu, sekarang dan selamanya. Tetaplah disini hai
Indonesia, untuk terus mewujudkan mimpi kita semua, melihat sepak bola negeri
ini bisa benar-benar berjaya !
Sudah
terlalu sering saya menulis tentang sepak bola negeri ini, mungkin ada juga
kalimat demi kalimat yang terulang. Tapi inilah sepak bola Indonesia, selalu
saja menghadirkan episode-episode baru di dalamnya. Saya hanyalah sebagian
kecil dari mereka yang mengabdikan dirinya bagi sepak bola negeri ini. Mengabdi
? Apa mungkin kita semua benar-benar sudah mengabdi sepenuh hati hai Indonesia
? Maaf... Sepertinya masih ada dari kita yang belum benar-benar mengabdi untuk
sepak bola negeri ini , dan mungkin saja saya termasuk di dalamnya.
Jangan
dikira menjadi suporter itu mudah ! Banyak syarat yang harus dimiliki untuk
bisa menjadi suporter, dan bukan hanya sekedar menjadi penonton belaka. Apa itu
? KEDEWASAAN dan LOYALITAS ! Setuju atau tidaknya anda dengan saya, itu
pendapat masing-masing individu. Karna menurut saya, sampai detik ini kedua hal
itulah yang belum dimiliki oleh semua pihak yang mengakui dirinya sebagai
suporter.
INDONESIA
vs Bahrain
Selasa,
6 September 2011 Timnas Indonesia kembali menjalani lanjutan pertandingan pra
piala dunia 2014 grup e pada zona Asia. Kali ini Timnas Indonesia berkesempatan
menjalani pertandingan kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk
menghadapi Timnas Bahrain. Banyak harapan dari rakyat Indonesia pada timnas
untuk memenangkan pertandingan ini di depan pendukungnya, di rumahnya sendiri.
Saya sendiri pun menginginkan hal itu, saya sangat memimpikan menyanyikan lagu
Indonesia Raya pada saat PIALA DUNIA. Mimpi itu pasti ada, dan itu akan
sempurna jika ada kerja keras yang disertai oleh doa kepada Tuhan. Akan tetapi
hasil akhir tetap serahkan padaNya, kita sebagai umat manusia hanya bisa
bersyukur. Dual gol tanpa balas harus diterima oleh Timnas Indonesia di
rumahnya sendiri. Kekalah kedua setelah pada laga awal Timnas Indonesia
ditaklukan Iran dengan skor 3-0. Kecewa memang dengan hasil ini, tapi saya
bangga melihat perjuangan keras para punggawa garuda pada saat itu.
Kekalahan
sesungguhnya bukan pada papan skor !
Hmm... Disadari atau tidak justru kekalahan sebenarnya diciptakan oleh para
"penontonnya" sendiri. Kedewasaan itu belum ada, apa lagi bicara
LOYALITAS ! NIHIL hasilnya hahaha ! Ga perlu saya uraikan apa saja yang
mencerminkan hal itu, karna saat sekarang sudah menjadi konsumsi masyarakat
luas. Untuk apa menggunakan atribut lengkap tapi mendukung Timnas hanya separuh
jalan saja ? Suporter itu siap MENANG juga siap KALAH ! Suporter itu bukan
mereka yang MUNDUR saat Timnas masih berjuang ! Intinya, suporter lebih dari
sekedar penonton biasa.
Apa
ANDA MALU ?!
Sang
kepala negara nan gagah pun pergi meninggalkan stadion saat masalah kecil itu
terjadi. Baru petasan pak, masalah yang besarnya ga sampai sebesar upil semut
hahaha. Atau bapak malu, melihat kelakuan masyarakat Indonesia pada saat itu
? Atau bapak lupa bahwa ini lah wajah sepak bola Indonesia ? Yang lebih banyak
dihujat dibandingkan prestasinya ! Kemana saja bapak selama ini ?!
FAKTANYA,
INILAH SEPAK BOLA INDONESIA ! Suka atau tidak, memang beginilah keadaanya.
Jangan tanya apa yang telah Timnas Indonesia berikan kepada kita, tapi tanyakan
pada hati kecil masing-masing, sejauh mana kita memberikan dukungan terbaik
bagi mereka ? Sampai kapanpun sepak bola Indonesia akan selalu memiliki ciri khas
tersendiri, dan itu adalah kalian yang mengklaim diri kalian sebagai seorang
suporter.
No comments:
Post a Comment