Dalam
mencintai sesuatu hal, ketulusan dan pengorbanan itu merupakan harga mati. Yaa... Namanya saja cinta, jika kita tidak benar-benar memiliki kesungguhan untuk
terus mempertahankannya, mungkin kita belum masuk ke tingkat yang disebut
dengan cinta, mungkin hanya sekedar mengagumi. PERSIJA... Lagi-lagi saya
menulis tentang PERSIJA di blog ini. Yaa karena PERSIJA sudah menjadi salah
satu bagian penting dalam hidup saya. Katanya PERSIJA SAMPAI MATI, katanya DEMI
PERSIJA APAPUN KU LAKUKAN, tapi saya sadar jika belum banyak hal yang saya
lakukan untuk PERSIJA. Saya akui jika diri saya masih jauh dari kata pantas
untuk disebut sebagai salah satu supporter PERSIJA yang fanatik. Saya masih
jarang hadir di stadion, terutama jika saat PERSIJA bermain di hari libur.
Sekali lagi itu karna faktor izin dan adanya larangan keras dari kedua orang
tua saya. Tapi saya selalu berusaha hadir meski harus meninggalkan jam kuliah
dan harus berbohong kepada orang tua, entah sampai kapan. Bagaimana dengan loyalitas
? Kebanyakan dari rekan-rekan jakmania berpendapat, "lo belum loyal
kalo belum pernah ikut PERSIJA main tandang !" Dan apakah ukuran
sebuah loyalitas hanya dari situ saja ? Hmm... Kalau memang demikian, maafkan
saya PERSIJA, saya belum memiliki loyalitas terhadapmu.
Saya
pribadi memiliki pendapat lain sebenarnya jika membicarakan loyalitas terhadap
PERSIJA. Jika ada yang menjelekkan PERSIJA pasti akan saya bela mati-matian
harga diri PERSIJA, walau sebagian berpendapat jika saya berlebihan, akan
tetapi saya tidak peduli. Apakah itu termasuk hitungan loyalitas ? Saya selalu
mendukung PERSIJA dalam keadaan apapun, saat mereka berada di atas atau bahkan
saat terpuruk sekalipun, saya tidak pernah meninggalkan PERSIJA sedetikpun.
Apakah itu juga pantas disebut dengan loyalitas ? Saya selalu berusaha bersikap
baik dalam mendukung PERSIJA. Tidak melakukan kerusuhan, membeli tiket saat
pertandingan, bersikap sebagaimana seharusnya supporter perempuan, demi menjaga
citra dan nama baik PERSIJA di mata masyarakat. Loyalitaskah itu ? Hmm... Saya
yakin kalian semua memiliki pendapat masing-masing tentang arti dari sebuah
kata loyalitas.
Menjaga
nama baik tim adalah kewajiban bagi seorang supporter. Karena suatu tim
sepakbola dan supporter itu memiliki hubungan timbal balik. Tak akan ada
kejayaan yang diraih suatu tim tanpa adanya supporter, dan tak akan pernah
adanya supporter tanpa adanya sebuah tim sepakbola. PERSIJA dan JAKMANIA...
Merupakan satu kesatuan yang tak akan pernah terpisahkan. Keduanya sama-sama
memiliki nama besar di dunia persepakbolaan Indonesia.
JAKMANIA
bagi saya merupakan satu-satunya keluarga supporter yang mengirimkan banyak
pasukannya saat PERSIJA bermain di tempat orang, sangat berbeda dengan
supporter dari tim lain. Dan saya rasa PERSIJA pasti bangga memiliki JAKMANIA
yang selalu tak kenal lelah dalam mendukung mereka saat berjuang di lapangan
hijau. Dan kepada rekan-rekan JAKMANIA saya dimanapun kalian berada, jagalah
loyalitas kalian untuk terus mendukung PERSIJA. Jangan pernah lupa, jika nama
baik PERSIJA ada di tangan kalian. Bersikap baik lah, dan buktikan kepada
masyarakat luas jika supporter tidak selamanya harus membawa kekacauan dalam
kehidupan bermasyarakat. Jaga warna oren itu yang sudah terlanjur melekat dalam
hati, darah, dan hidup kalian. Jangan tanya apa yang sudah PERSIJA berikan pada
kita, akan tetapi tanyakan pada hati kalian masing-masing, sejauh mana kalian
memberikan dukungan dan semangat bagi PERSIJA, mungkin itu yang dinamakan
dengan loyalitas.
No comments:
Post a Comment