"Kak
tadi PERSIJA main tuh kak, ko tumben sih lo ga nonton ?" ujar adik
bungsuku. "Mereka bukan PERSIJA, mereka palsu, mereka sampah Jakarta !"
emosiku meluap. "Ko lo batu deh kak, orang itu tadi tulisannya PERSIJA ko
di tv." adiku yang nomor dua ikut bicara. "MEREKA JAKARTA FC, PERSIJA
GADUNGAN, PALSU !" kali ini aku meledak dan kedua adikku terdiam. Tentu
saja adik-adikku yang masih duduk di bangku sekolah dasar belum mengerti
masalah "perampokan persija", mereka masih begitu polos untuk
mengerti seberapa tolonya para petinggi PSSI itu. Itu baru adik-adikku, masih
banyak orang di luar sana yang masih awam tentang masalah dualisme tersebut.
"PERSIJA yang mana ?" Begitu banyak pertanyaan seperti itu, namun
tetap satu jawabannya. PERSIJA hanya satu, tidak ada yang asli, tidak ada
palsu. PERSIJA yang memiliki satu bintang di dadanya, yang memiliki jersey
berwarna oren dan memiliki supporter yang sudah dikenal banyak orang, JAKMANIA.
Jadi jika ada tim lain mengatasnamakan dirinya sebagai PERSIJA namun saat
bermain tidak ada JAKMANIA, berarti dia bukan PERSIJA ! Karena semua orang
tahu, PERSIJA dan JAKMANIA tidak terpisahkan.
Begitu
banyak yang mencintai PERSIJA, tak jarang juga banyak yang membencinya. Entah
karena memang iri, atau ada alasan tersendiri. Siapa yang tidak mengenal nama
besar PERSIJA dan JAKMANIA ? Saya yakin, mereka yang tak mengerti akan sepak
bola pun tahu, siapa PERSIJA dan siapa JAKMANIA. Tim ibukota beserta
supporternya ini selalu saja berhasil menjadi pusat pemberitaan dalam dunia
sepak bola Indonesia. Menyenangkan sekali menjadi bagian dari PERSIJA dan
keluarga besar JAKMANIA. Banyak hal yang bisa saya dapatkan dari sini. Dan
sampai pada akhirnya, ada pihak-pihak yang ingin mengakui satu bintang milik
kami, milik PERSIJA. Saya ingin tertawa, lebih tepatnya mentertawakan kebodohan
dan kekonyolan pihak-pihak tersebut. Hebat ! Luar biasa hebat ! Tim yang baru
saja dilahirkan tiba-tiba saja bisa memiliki bintang dan gelar tanpa adanya
prestasi sedikitpun. Indonesia ini benar-benar negara yang luar biasa. Apa pun
bisa terjadi di negara ini. Saya salut akan perampok-perampok berdasi itu,
berpendidikan tinggi namun berakhlak cetek.
Yaa... Saya yakin, tim besar seperti PERSIJA pasti akan banyak mengalami tantangan
demi tantangan di setiap perjalanannya. Dan saya yakin jika PERSIJA akan selalu
berdiri kuat, sebesar apapun angin yang coba menjatuhkannya. PERSIJA kami
bukanlah tim anak bawang. PERSIJA kami bukanlah tim kemarin sore. Dan untuk
satu bintang itu, PERSIJA kami meraihnya dengan usaha dan kerja keras, bukan
merampasnya dari orang lain. Dan saya yakin PERSIJA bangga, memiliki JAKMANIA
yang selalu siap maju paling depan saat ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan
nama baik PERSIJA. Selamanya hanya ada akan satu PERSIJA, tak ada asli ataupun
palsu. Saya yakin mereka cerdas, jika PERSIJA itu milik JAKMANIA bukannya METRO
TIGER. LOYALITAS TANPA BATAS, PERSIJA SAMPAI MATI.
nice notes...
ReplyDeleteterima kasih sudah membaca :)
ReplyDelete