Entah
sudah berapa lama aku merindukan suasana stadion utama Gelora Bung Karno saat
mendukung tim kebanggaan, Persija Jakarta. Riuh gemuruh dari setiap sektor,
semangat para sahabat dari bangku tribun, luapan emosi saat pertandingan
berlangsung, kekecewaan saat kalah, kebahagiaan saat menang, dan masih banyak
hal lagi yang ku rindukan tentangnya. Tapi 24 November 2012, aku kembali dapat
merasakan suasana yang sudah lama aku rindukan itu. Suasana di mana bulu
kudukku selalu saja berhasil dibuat berdiri saat seisi stadion berteriak
"PERSIJA... PERSIJA... PERSIJA !" Suasana di mana aku sangat ingin
menangis terharu saat menjadi bagian dari mereka, dari Persija, dari keluarga
besar Jakmania. Suasana di mana aku menyadari, sepak bola di Indonesia itu
masih ada.
Persija
Jakarta... Aku tak pernah kehabisan kata demi kata hanya untuk menunjukkan
betapa besarnya rasa cintaku terhadap tim ini. Aku tau, aku hanya sebagian
kecil dari mereka yang mencintai Persija, dari mereka yang lebih tau banyak hal
tentang Persija dibandingkan denganku. Dengan hati, itulah caraku mencintai
Persija. Entahlah, apa aku berlebihan, jika aku menyebut, mendukung Persija
adalah bagian dari hidupku ? Jika aku menyebut mendukung Persija merupakan
pekerjaan yang dilakukan dengan hati, layaknya kalian mencintai seseorang dalam
hidup ? Yang aku selalu tekankan dalam hati kecilku adalah, selalu mendukung
Persija tanpa henti, walau harus menguras emosi dan tangis. Selalu mendukung
Persija lewat teriakan semangat dari bangku tribun. Selalu mendukung Persija
lewat doa, dan pastinya selalu mendukung Persija dengan hati.
Dan
kini diusiamu yang semakin matang, aku dan mungkin semua sahabat Jakmania
memiliki harapan yang sama, harapan untuk melihat kalian mengangkat piala di
kompetisi sepak bola Indonesia. Melihat kalian ada di tahta tertinggi kompetisi
sepak bola Indonesia. Melihat kalian menjadi seorang juara di negeri sendiri.
Sudah terlalu lama kami menunggu kalian bangkit macan ! Sudah terlalu lama kami
menahan dahaga akan gelar juara ! Sudah terlalu lama kami ingin berpesta
merayakan kemenanganmu Persija ! Kami yakin kalian dilahirkan untuk menjadi
seorang juara ! Untuk menjadi seorang pemenang ! Jadi, tunjukkan pada mereka
yang selalu mencemooh kalian, jika kalian bisa menjadi seorang juara !
Selamat
ulang tahun Persija... Semoga tetap menjadi salah satu klub lokal yang
disegani oleh para lawan ! Selamat ulang tahun Persija... Semoga tetap menjadi
tim kebanggaan ibu kota pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya ! Selamat
ulang tahun Persija... Semoga tetap menjadi mecan kemayoran yang tangguh dalam
menaklukan semua lawanmu tanpa ampun ! Selamat ulang tahun Persija... Semoga
tetap menjadi Persija yang selalu kami cintai.
Terima
kasih Persija... Karna telah memberikan warna baru dalam hidupku ! Terima
kasih Persija... Karna telah mempertemukan aku dengan wanita-wanita hebat dari
tribun ! Terima kasih Persija... Karena telah mengajari aku bagaimana berjuang
untuk terus memberikan yang terbaik untuk orang-orang disekitarku.
Persija... Kalian tak akan pernah berjuang sendiri macan ! Karna ada kami, pemain kedua belas yang telah berjanji untuk selalu mendukung sampai akhir hayat. Karna Persija kami ada. Karna Persija sampai mati. Dan karna demi Persija apapun ku lakukan. Persija... Kami mencintaimu, sungguh.
Persija... Kalian tak akan pernah berjuang sendiri macan ! Karna ada kami, pemain kedua belas yang telah berjanji untuk selalu mendukung sampai akhir hayat. Karna Persija kami ada. Karna Persija sampai mati. Dan karna demi Persija apapun ku lakukan. Persija... Kami mencintaimu, sungguh.
"Demi
kemenangan. Demi kejayaan. Demi kesatuan PERSIJA !"

No comments:
Post a Comment