October 13, 2013

Garuda Muda dan Harapan Baru

12 Oktober 2013… 

Kembali melangkahkan kaki ke Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kembali memerahkan bangku tribun. Kembali mengumandangkan lagu kebangsaan. Kembali menangis saat dibuat bangga oleh mereka, dan disadarkan bahwa sepak bola Indonesia itu masih ada. 

Perjalanan garuda muda masih sangat panjang, harapan dan mimpi saya, mimpi seluruh masyarakat Indonesia untuk melihat sepak bola Indonesia “tetap hidup” ada pada setiap tetes keringat dan perjuangan mereka saat berada di lapangan hijau. 

Dan semoga mimpi kami, perjuangan kalian, serta doa-doa yang penuh harap, tidak akan pernah musnah hanya karna segelintir oknum-oknum licik yang seringkali merebut sepak bola dari pemiliknya, dari supporternya, dari masyarakat Indonesia tentu saja. 

Semalam hujan turun dengan derasnya, begitu pula dengan air mata ini yang sangat sulit terbendung. Wahai garuda muda, kalian dengar lagu Indonesia Raya yang bergemuruh ? Kalian dengar teriakan semangat dari seluruh bangku tribun ? Dan apa kalian lihat wajah-wajah penuh harap pada kalian malam tadi ? Wujudkanlah mimpi kami, untuk mengumandangkan Indonesia Raya serta mengenakan jersey berlambang garuda itu, di negeri orang. 

Saat pluit panjang terdengar, saya kembali duduk lemas di bangku tribun. Menangis haru, sambil tak henti-hentinya berucap, terima kasih Tuhan… 

Dan saat melihat garuda muda mengelilingi lapangan lalu menghampiri para supporter yang hadir malam itu sambil membawa bendera merah putih, tangis ini kembali pecah. Kenapa ? Saya membayangkan, para pemain Persija yang melakukan selebrasi tersebut musim depan, di stadion yang sama, di kota yang sama. Boleh saya mendapatkan kata amin dari kalian yang membaca ini ?

Aku. Segelintir hamba Tuhan yang ingin melihat sepak bola negri ini menjadi lebih baik.


No comments:

Post a Comment