September 8, 2014

CINTA



Saat sedang jatuh cinta seperti ini, memang hanya tentang cintalah yang akan diceritakan. Membagi kebahagiaan yang dirasakan dengan orang-orang sekitar, membagi cinta dengan mereka yang masih berteman sepi serta benci. Hei, bagaimana definisi cinta menurut kalian ?

Bagiku, cinta itu adalah...
Tidak mengekang, namun memberikan kebebasan bertanggung jawab.
Tidak selalu curiga, namun memberikan percaya sepenuh hati.
Tidak egois, namun saling bertukar cerita tentang apa-apa saja yang dirasakan.
Tidak jenuh, namun saling menguatkan satu sama lain.

Jika cinta, tidak perlu mengekang pun dia akan tetap mengingatmu di sepanjang harinya.
Jika cinta, tidak perlu curiga karna sudah pasti dia hanya menjadikanmu satu-satunya di dalam hatinya.
Jika cinta, tidak akan ada egois karna dia pasti akan memahami setiap keinginanmu.
Jika cinta, tidak akan pernah ada jenuh karna kalian tau bahwa yang kalian jalani adalah sebuah perjuangan.

Cemburu ? Lelah ? Apa itu manusiawi ?

Karna akan beda rasanya, jika memang hanya cinta yang menjadi dasar saat kalian menjalin sebuah hubungan. Bukan mengejar impian untuk saling memiliki semata, tapi bagaimana caranya untuk tetap bersama dan tetap tinggal dalam cinta itu sendiri. Rasa takut kehilangan sudah sewajarnya ada. Namun cinta bukanlah bagaimana caranya menjaga raga seseorang yang dikasihinya agar tidak pernah pergi dari kita. Melainkan, menjaga perasaan yang ada pada diri masin-masing agar tidak ada pihak atau apapun juga yang merusak cinta yang sudah tumbuh dan menetap. 

Bukan raganya yang harus kau kekang, melainkan perasaanmu sendiri... 

Tidak perlu saling mengucap janji untuk selamanya bersama, karna tidak akan ada manusia yang bisa hidup selamanya. Berjanjilah pada dirimu sendiri, untuk membahagiakannya setiap hari saat dia masih menjadi milikmu. Cukup. 

Jangan pernah kau ragukan tentang perasaanku. Entah cinta, sayang dan bahkan rindu. Karna jika aku tidak memiliki semua itu terhadapmu, tidak akan pernah ada kita saat ini. Bagiku, cinta adalah pondasi awal dan utama untuk memulai. Sebab itulah, kita ada sampai detik ini.

No comments:

Post a Comment