Saat sedang jatuh cinta seperti
ini, memang hanya tentang cintalah yang akan diceritakan. Membagi kebahagiaan
yang dirasakan dengan orang-orang sekitar, membagi cinta dengan mereka yang
masih berteman sepi serta benci. Hei, bagaimana definisi cinta menurut kalian ?
Bagiku, cinta itu adalah...
Tidak mengekang, namun
memberikan kebebasan bertanggung jawab.
Tidak selalu curiga, namun
memberikan percaya sepenuh hati.
Tidak egois, namun saling
bertukar cerita tentang apa-apa saja yang dirasakan.
Tidak jenuh, namun saling
menguatkan satu sama lain.
Jika cinta, tidak perlu
mengekang pun dia akan tetap mengingatmu di sepanjang harinya.
Jika cinta,
tidak perlu curiga karna sudah pasti dia hanya menjadikanmu satu-satunya di
dalam hatinya.
Jika cinta, tidak akan ada egois karna dia pasti akan memahami
setiap keinginanmu.
Jika cinta, tidak akan pernah ada jenuh karna kalian tau
bahwa yang kalian jalani adalah sebuah perjuangan.
Cemburu ? Lelah ? Apa itu
manusiawi ?
Karna akan beda rasanya, jika
memang hanya cinta yang menjadi dasar saat kalian menjalin sebuah hubungan.
Bukan mengejar impian untuk saling memiliki semata, tapi bagaimana caranya
untuk tetap bersama dan tetap tinggal dalam cinta itu sendiri. Rasa takut
kehilangan sudah sewajarnya ada. Namun cinta bukanlah bagaimana caranya menjaga
raga seseorang yang dikasihinya agar tidak pernah pergi dari kita. Melainkan,
menjaga perasaan yang ada pada diri masin-masing agar tidak ada pihak atau
apapun juga yang merusak cinta yang sudah tumbuh dan menetap.
Bukan raganya yang harus
kau kekang, melainkan perasaanmu sendiri...
Tidak perlu saling mengucap
janji untuk selamanya bersama, karna tidak akan ada manusia yang bisa hidup
selamanya. Berjanjilah pada dirimu sendiri, untuk membahagiakannya setiap hari
saat dia masih menjadi milikmu. Cukup.
Jangan pernah kau ragukan
tentang perasaanku. Entah cinta, sayang dan bahkan rindu. Karna jika aku tidak
memiliki semua itu terhadapmu, tidak akan pernah ada kita saat ini. Bagiku,
cinta adalah pondasi awal dan utama untuk memulai. Sebab itulah, kita ada
sampai detik ini.
No comments:
Post a Comment