Selamat
malam. Waktu yang tepat dimana aku mengumpulkan tenaga untuk kembali menantimu esok
hari hari. Selalu seperti itu setiap malam. Sampai aku pun pada akhirnya
menikmati penantian ini. Sendirian.
Selamat
pagi. Waktu yang tepat untuk menanyakan kabarmu di setiap harinya. Dan waktu
dimana aku memulai penantian ini kembali. Penantian yang bahkan belum aku
ketahui kapan akan berakhir. Berakhir dengan senyuman, dengan kesedihan, atau
justru berakhir tanpa jawaban. Sia-sia.
Selamat
siang. Waktu dimana terkadang aku mulai merasa lelah. Ingin rasanya
beristirahat sejenak dari penantian yang sedang aku lakukan ini. Namun saat
mengingat senyumanmu bahkan hanya dalam pejaman mataku, rasanya dahagaku
hilang sudah. Meski aku tidak pernah tahu kepada siapa kau tujukan senyuman manismu
itu. Entahlah.
Selamat
sore. Waktu dimana aku ingin mendengarkan ceritamu tentang apa saja yang kamu
lakukan seharian. Cerita apa pun, dan sedikit berharap bahwa ada aku di dalam
ceritamu. Walau pun hanya sebagai pemain figuran. Sedikit saja.
No comments:
Post a Comment