May 22, 2013

Setiap Hariku Itu Kamu


Selamat malam. Waktu yang tepat dimana aku mengumpulkan tenaga untuk kembali menantimu esok hari hari. Selalu seperti itu setiap malam. Sampai aku pun pada akhirnya menikmati penantian ini. Sendirian.

Selamat pagi. Waktu yang tepat untuk menanyakan kabarmu di setiap harinya. Dan waktu dimana aku memulai penantian ini kembali. Penantian yang bahkan belum aku ketahui kapan akan berakhir. Berakhir dengan senyuman, dengan kesedihan, atau justru berakhir tanpa jawaban. Sia-sia.

Selamat siang. Waktu dimana terkadang aku mulai merasa lelah. Ingin rasanya beristirahat sejenak dari penantian yang sedang aku lakukan ini. Namun saat mengingat senyumanmu bahkan hanya dalam pejaman mataku, rasanya dahagaku hilang sudah. Meski aku tidak pernah tahu kepada siapa kau tujukan senyuman manismu itu. Entahlah.

Selamat sore. Waktu dimana aku ingin mendengarkan ceritamu tentang apa saja yang kamu lakukan seharian. Cerita apa pun, dan sedikit berharap bahwa ada aku di dalam ceritamu. Walau pun hanya sebagai pemain figuran. Sedikit saja.

No comments:

Post a Comment