February 19, 2016

Letter, Lesson, and Love

Hidup itu bagaikan sebuah film yang disutradarai oleh Tuhan. Yakini saja bahwa memang skenario-skenario yang ditulis olehNya adalah yang terbaik. Hari ini mungkin saja tentang episode patah hati, tapi Tuhan pun pasti akan memberikan episode-episode yang membahagiakan pada hari berikutnya. Bagaimanapun akhir ceritanya nanti, menyenangkan atau justru membuat sesak, manusia sebagai wayangnya hanya bisa berusaha dan bersyukur atas apa-apa saja peran yang harus mereka mainkan dalam hidup.

Ini surat untuk perempuan-perempuan yang sedang jatuh cinta di luaran sana. Surat yang semoga saja kelak akan menjadikan mereka pribadi yang jauh lebih bersabar dan juga ikhlas dalam menjalani hidup atau bahkan kisah percintaannya. Tentang bagaimana sebaik-baiknya jatuh cinta, dan juga tentang bagaimana sebaik-baiknya mengharap.

Aku tahu, seberapa besarnya rasa sayang kalian pada pria yang sedang menguasai hati dan pikiran. Seberapa beratnya menahan rindu jika pria yang kalian sayangi sedang berada jauh dari pelukan. Seberapa hebatnya rasa cemburu yang membuat sesak saat mungkin kisah masa lalu mulai mengusik perlahan. Itu semua terjadi hanya karena satu alasan, yakni, cinta. Tapi bukan cinta namanya jika semua yang kalian rasakan itu berlebihan. Melainkan ambisi untuk memiliki seorang diri, atau bahkan kekhawatiran berlebihan akan rasa takut kehilangan.

Hey, bukankah cinta itu membebaskan? Bukannya mengekang diri sendiri dengan sesuatu yang berlebihan lalu pada akhirnya justru membebani.

Pesanku untuk mereka adalah, sayangilah dirimu sendiri sebaik mungkin karena tak akan ada yang mampu melakukannya sebaik diri kita sendiri. Janganlah memberikan hati serta perasaanmu utuh-utuh, karena terluka saat mencintai dan dicintai itu adalah pasti. Dan, cintailah pasanganmu sewajarnya karena hanya pada Tuhanlah sebaik-baiknya kita menjatuhkan hati.

Surat ini untuk kalian yang sedang memperjuangkan akhir yang membahagiakan, dari aku, seseorang yang sedang berusaha berdamai dengan hati.

No comments:

Post a Comment